oleh

2019, APBD Perubahan Sumsel Naik

Kanal:Sumsel Maju untuk Semua|87 dilihat

REPORTASE – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  secara resmi menerima dokumen Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan  Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS-P) Tahun Anggaran 2019. Setelah sebelumnya dilakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara Pimpinan DPRD Provinsi Sumsel dan Gubernur yang digelar dalam Rapat Paripurna LXI (61) DPRD Provinsi Sumsel, Kamis (5/9).

Dalam sambutannya Gubernur Sumsel, Herman Deru mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya pada kalangan anggota dewan yang telah merampungkan pembahasan KUPA dan PPAS-P APBD Tahun Anggaran 2019.

“Ucapan terimakasih pada kalangan badan anggaran, pimpinan dan anggota DPRD provinsi Sumsel yang telah bekerja merampungkan pembahasan  Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan  Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS-P) Tahun Anggaran 2019,” tegas Herman Deru.

Herman Deru menyebutkan pada KUPA dan PPAS-P 2019 yakni sejumlah Rp 10.536.925.626.185.80 mengalami peningkatan sejumlah Rp 823.452.381.676,59 atau naik 8,48 persen dari anggaran APBD Induk 2019 yang berjumlah Rp 9.713.473.244.482,25.

Nota Kesepakaran tersebut telah disepakati. Dimana, menyesuaikan atas pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah dengan konstruksi sebagai berikut.

Pendapatan  dari semula sebesar Rp 9.660.923.645.962,25 menjadi Rp 9.849.942.842.746,55 atau bertambah sebesar Rp189.019.196.784,30 atau 1,96% yang terdiri dari PAD, Dana Perimbangan, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Kemudian Belanja, yang terdiri dari belanja tidak langsung dan belanja langsung. Lalu Pembiayaan meliputi penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumsel, M A Gantada dalam sambutanya menyebutkan pembahasan KUPA dan PPAS-P dilakukan dengan langkah menentukan secara perioritas. Dilakukan  oleh Badan Anggaran DPRD Sumsel  dengan mitra kerja Satker OPD Pemerintah Provinsi Sumsel.

Disebutkannya pada Perubahan (PPAS-P) 2019 disepakati  sejumlah Rp10.536.925.626.185,80,-mengalami peningkatan sejumlah Rp 823.452.381.676,59 atau naik 8,48 persen dari anggaran APBD Induk 2019 yang berjumlah Rp 9.713.473.244.482,25.

Dengan rincian pendapatan  Daerah pada APBD induk 2019  Rp 9.660.923.645.962,25 menjadi Rp 9.849.942.842.746,55  pada perubahan APBD Th 2019 meningkat sebesar Rp 189.019.196.784,30 atau 1,96 persen.

Belanja daerah pada APBD Induk 2019 sebesar Rp 9.713.473.244.482, 25 menjadi sebesar Rp 10.533.925.626.158,80 Perubahan APBD P 2019 meningkat  sejumlah Rp 820.452.381.676,59 atau naik 8,45 persen.

Penerimaan pembiayaan pada APBD Induk 2019 Rp 52.549.598.520,00 menjadi sebesar Rp  686.982.783.412,29. Pada Perubahan APBD 2019 Rp 634.433.184.892,29 atau 1.207,30 persen.

Pengeluaran Pembiayaan semuala dianggarkan pada Perubahan APBD 2019 dianggarkan sebeaar Rp 3 Milyar.

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

News Feed