oleh

Sudah Jual Ginjal Buat Bayar Hutang, Ibu Ini Malah Ditipu

Kanal:Peristiwa|0 dilihat

Ita Diana ibu yang menjual ginjal menjadi korban penipuan. (Credit Photo / VIVA)

_________________________________________

REPORTASE – Sudah jatuh tertimpa tangga. Itu yang kini dialami  Ita Diana (41). Bagaimana tidak, lantaran terlilit utang Rp350 juta, ia nekat menjual ginjalnya.

Namun nahas, setelah ginjal terjual. Uang yang didapatnya tetap tak cukup untuk menambal utangnya di koperasi. Warga Kota Malang Jawa timur ini ditipu. 

Ginjalnya hanya dihargai Rp74 juta, itu belum sampai setengah dari utangnya. Dan kini, lantaran menagih uang ginjalnya kepada seorang pembelinya, Ita malah diancam dilaporkan ke polisi.

Baca :   Kondisi Koma Demonstran Tolak RUU KPK dan KUHP, Keluarga Dikirim Surat Penetapan Tersangka

Pengakuan Ita, awal mula masalah ini ketika ia terjerat utang di sebuah koperasi. “Karena bisnis saya jatuh, saya terlilit utang,” ujarnya, Kamis, 21 Desember 2017.

Karena putus asa, ia pun nekat menawarkan ginjalnya dan direspons oleh seorang pria bernama Erwin Susilo. Sosok Erwin dikenalnya dari seorang pegawai rumah sakit dan dokter di RS Saiful Anwar Kota Malang.

“Saya ceritakan keluhan dan kebutuhan, selang beberapa hari saya bertemu dengan dokter Rifai dan ketemu pasien bernama Pak Erwin. Itu pertengahan bulan Februari,” kata Ita.

Baca :   Mahasiswa di Palembang Ricuh di Pukul Mundur Polisi

Singkatnya, keduanya pun sepakat dengan tanpa perjanjian di atas kertas, bahwa ginjal Ita dihargai Rp350 juta sesuai utangnya. “Pak Erwin bilang mau membayar segitu. Akhirnya tanggal 24 Februari saya masuk RSSA dan tanggal 25 dioperasi,” ujar Ita.

Namun demikian, janji tinggal janji. Ita hanya diberi uang Rp70 juta lalu dua bulan berikutnya Rp2,5 juta dan terakhir Rp1,5 juta. Ita pun terus menagih janji Erwin. Namun sial, ia akhirnya diancam akan dilaporkan ke polisi.

Baca :   Berita Foto : Kericuhan Mahasiswa Aksi Unjuk Rasa Tolak RUU KPK

Masalah tambah pelik, lantaran Ita ternyata mengambil keputusan itu tanpa sepengetahuan keluarga. Apalagi, ia juga tak memiliki bukti apa pun untuk kesepakatan soal ginjalnya.

“Saya cuma punya bukti chat WhatsApp dan bekas jahitan pasca operasi. Saya tidak punya apa-apa sampai kuitansi yang bawa Pak Erwin. Saya sudah tidak bisa merasakan apa-apa saya hanya mikir masalah cepat selesai. Saya takut karena Pak Erwin nantang ke jalur hukum,” keluh Ita.

Sumber : VIVA.co.id

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar

News Feed