oleh

Tiga Kecamatan di Aceh Terendam Banjir

Kanal:Nasional, Peristiwa|0 dilihat
Banjir rendam tiga kecamatan di Aceh

REPORTASE –Tiga kecamatan di Aceh Utara dilaporkan dilanda banjir luapan sungai. Sedikitnya 34 desa terendam. Ketinggin air berkisar antara 20-100 centimeter, Rabu 3 Januari 2018.

Informasi dihimpun, banjir di Kecamatan Matangkuli merendam pemukiman warga di 21 desa sejak pukul 08.00 WIB. Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Keureuto.

“Kita lakukan monitoring sejak pagi tadi. Banjir terjadi akibat debit air sungai yang tinggi pasca hujan deras beberapa hari ini terutama di kawasan di hulu sungai,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji melalui Kapolsek Matangkuli Iptu Sudiya Karya.

Desa yang terendam banjir di Matangkuli meliputi Desa Lawang, Siren, Tanjong Haji Muda, Meunye Pirak, Pante Pirak, Leubok Pirak, Ceubrek Pirak, Alue Thoe, Hagu, Meuria, Alue Euntok, Tumpok Barat, Tanjong Tgk. Kari, Teungoh Seulemak, Mee, Baro, Parang Sikureung, Tanjong Tgk. Ali, Tanjong Babah Krueng dan Desa Blang.

“Ketinggian air hingga saat ini mencapai 80 sampai100 centimeter. Warga sudah mulai mengevakuasi harta benda dan hewan ternak. Tapi warga masih bertahan di rumah belum ada yang mengungsi, ” ujarnya.

Hasil monitoring pihaknya, banjir juga melanda sembilan desa di Kecamatan Pirak Timu. Ketinggian air berkisar antara 30-40 centimeter. Banjir terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

“Sungai Pirak juga meluap. Sejauh ini sembilan desa sudah tergenang banjir di Pirak Timu. Ketinggian air mencapai 40 centimeter,” kata dia.

Banjir di Pirak Timu melanda Desa Alue Bungkoh, Trieng Krueng Kreeh, Rayeuk Pange, Bungong, Meunasah Geulumpang, Meunasah Krueng, Bracan Rata, Asan Krueng Kreeh dan Desa Munthe VII.

“Saat ini kita sudah lakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Kita juga minta masyarakat siaga. Karena debit air sungai masih tergolong tinggi,” jelas Sudiya.

Sejak pagi, banjir luapan Sungai Keureuto juga melanda sedikitnya empat desa di Kecamatan Tanah Luas sekira pukul 07.30 WIB. Vanjir merendam Desa Tanjong Mesjid, Blang, Rayeuk Kuta dan  Serba Jaman Baro. Ketinggian air menggenangi pemukiman warga setinggi 30 centimeter. (red )

Sumber : AJNN.com

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Terpesona
  • Bahagia
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut

Komentar

News Feed