oleh

Menristekdikti Minta Kampus Data Medsos Mahasiswa Demi Cegah Paham Radikalisme.

Kanal:Nasional, Pendidikan|31 dilihat

REPORTASE – Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir meminta kepada seluruh perguruan tinggi untuk segera mendata media sosial para mahasiswa yang ada di kampus tersebut, Jumat (26/7).

“Jika ada mahasiswa yang terlibat dalam kelompok radikalisme seperti halnya bergabung dalam jaringan Al Qaidah, maka akan memudahkan pihak kampus melacak mahasiswa tersebut. Hal tersebut dipergunakan jika ada masalah kedepan terkait radikalisme dan intoleransi. Data akun media sosial akan digunakan untuk verifikasi,”kata Menristekdikti Mohamad Nasir Jakarta.

Baca :   Kereta Api Di Sumatera Akan Tersambung dari Aceh Hingga Lampung

Adapun maksud yang lebih lagi yakni jika data medsos yang telah didata oleh setiap kampus, maka bisa dilakukan kerja sama dengan pihak terkait yaitu Badan Nasional Penanggulangan Terorisme atau BNPT dan Badan Intelejen Negara (BIN) untuk melakukan pembinaan nasionalisme.

Oleh sebab itu, ia menjamin kegiatan mahasiswa tidak akan terganggu dengan adanya pendataan tersebut. Bahkan, ia pun mempersilakan kepada mahasiwa untuk mempublikasikan makalah kajiannya seperti Marxisme ke media sosialnya.

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Hashtags :
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

News Feed