oleh

Evaluasi Proyek Infrastruktur di Indonesia Diklaim Bakal Tak Ada Kecelakaan Lagi

Kanal:Nasional, Peristiwa|163 dilihat

REPORTASE – Setelah Proyek, mengembangkan proyek layang (ditinggikan), pemerintah memutuskan proyek dapat berjalan dengan aman. Kecelakaan diharapkan tidak dilakukan untuk proyek yang telah diputuskan untuk kembali, dan harus memicu banyak korban.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Arie Setiadi Moerwanto mengatakan, pihaknya buktikan semua sistem pengendalian berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Bahkan, pihaknya tidak segan-segan jika ada pengawas yang lalai dalam melakukan tugasnya akan segera dicopot. 

“Makanya saya tugaskan semua kepala balai di mana ada  project officer- nya. Pengalaman di permukaan yang mengompilasi kendaraan yang harus ada di sana. Kalau pengawasnya  enggak  ada saya minta ganti langsung,” kata Arie, Jumat 2 Maret 2018.

Ia menegaskan, sistem itu harus berjalan sesuai dengan fungsinya. Beberapa proyek infrastruktur yang telah dimulai yang sesuai dengan waktu luang dari tim penanggulangan bencana (KKK). 

Salah satu contohnya, adalah Jembatan Holtekamp di Papua. Bahkan jembatan itu bahkan bisa membuat gempa diguncang gempa. “Kalau Holtekamp,  Alhamdulillah  kemarin kena gempa enggak apa-apa,” ujar dia.

Selain target yang ada, Holtekamp yang masuk dalam rute jalan Trans Papua itu sudah bisa selesai pada 2018 akhir termasuk penataan kawasan di daerah tersebut. Sedangkan, target lengkap Trans Papua sendiri masih optimis selesai pada tahun 2019.

“(Trans Papua) 2019. Yang mengirim-nya mungkin sedikit mundur. Karena volume-nya besar sekali targetnya,” tuturnya. (RED0

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Hashtags :
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar

News Feed