oleh

Becak Dilarang  “Mangkal” di Komplek Jakabaring Selama Asian Games

Kanal:Asian Games 2018, Nasional|0 dilihat
Penarik becak

REPORTASE – Selama perhelatan pesta Olahraga Asian Games 2018 mendatang, kendaraan tradisional seperti becak dilarang beroperasi di dalam kawasan Komplek Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan.

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengatakan, kendaraan becak tidak ikut andil dalam pelaknsaaan Asian Games nanti. Sebab, banyak yang berangga[an, jika becak merupakan eksploitasi manusia yang mana dalam system kerjanya dari manusia untuk manusia.

Baca :   Herman Deru Buka Kejuaraan Tenis Kajati Cup 2019

Alexpun meminta kepada penarik becak untuk mengerti akan hal itu, memingat para tamu yang datang merupakan perwakilan Negara diseluruh Asia. “ dalam waktu dekat kita akan sosialisasi. Saya harap masyaraklat mengerti, karena kita menjaga nama baik Negara,” kata Alex, Selasa 2 Januari 2018.

Selain becak, kendaraan lain yang tidak bebas dari polusi asap juga dilarang masuk. Akses kendaraan yang ada didalam JSC nantinya akan diberi label khusus memasuki kawasan JSC.

Baca :   Herman Deru Buka Kejuaraan Tenis Kajati Cup 2019

“ nanti dipasang stiker. Kendaraan yang tidak boleh masuk dibuat kantong parker khusus diluar komplek JSC,” ujar Alex

Pelaksana tugas (Plt) Dinas Perhubungan (Dishub) Sumsel, Nelson Firdaus menambahkan, saat ini dirinya belum mengetahui jumloah penarik becak yang ada di Palembang.

” Masih dikaji kendaraan apa saja yang boleh memasuki JSC ini, kalau untuk jumlah penarik becak kita belum tahu berapa jumlahnya, ” jelas Nelson. ( Red)

Baca :   Herman Deru Buka Kejuaraan Tenis Kajati Cup 2019

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar

News Feed