oleh

Ada “Kontes ” Duta Waria di Aceh?

Kanal:Nasional|0 dilihat

Ilustrasi / net

___________________________________

REPORTASE – Warga Aceh sempat dibuat gempar dengan adanya isu “kontes” waria di salah satu hotel bumi Serambi Mekah, pada Sabtu 16 Desembee 2017 kemarin.

Seperti yang ditulis prohaba.co,  tujuh orang waria tersebut sempat diamankan oleh Satpol PP dan WH Aceh di dua tempat terpisah pada Sabtu sekitar pukul 23.30 WIB malam itu.

Enam orang diamankan di Simpang Surabaya dan satu orang Simpang Lima Banda Aceh.

Dari pengakuan para waria tersebut, mereka  hanya berkumpul untuk merayakan hari ulang tehun rekannya. 

Kepala Satpol PP dan WH Aceh, Dedy Yuswadi AP melalui Kasi Penyelidikan dan Penyidikan WH, Marzuki menjelaskan, malam itu dari pukul 20.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB, mereka menggelar pesta di hotel.

Akan tetapi pesta tersebut sempat dibubarkan polisi. Mereka akhirnya kembali ke kediaman masing-masing. 

Baca :   SPI dan Mahasiswa Demonstrasi di Gedung DPR

Pukul 23.30 WIB, enam orang waria keluar dari Salon di Jalan Pocut Baren menuju ke pusat jajanan Simpang Surabaya untuk makan minum. Pada saat itulah mereka diamankan oleh masyarakat.

Petugas WH yang mendapatkan informasi itu langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan.

” Tak berselang lama, petugas yang sedang berpatroli berpapasan dengan seorang waria lagi di Kawasan Simpang Lima, sehingga langsung diamankan dan dibawa ke kantor WH Aceh di kawasan Jambo Tape untuk pemeriksaan, ” kata Marzuki.

Marzuki menambahkan, ketujuh waria itu hanya bisa dijerat dengan Perda no 5 tahun 2000, tentang pelaksanaan syariat Islam. Sebab, mereka berkelakuan tidak sesuai syariat Islam dan kearifan lokal Aceh.

Salah seorang waria dalam pemeriksaan petugas mengakui, pada malam itu terdapat sekitar 55 orang yang menghadiri pesta.

Baca :   Terkait Pelantikan Jokowi-Ma'aruf sore hari, KPU Sebut Tetap Sah

Mereka berpatungan Rp 100 ribu per orang untuk biaya makan minum di hotel tersebut. Mereka merupakan pekerja di sejumlah salon dan rumah makan di Banda Aceh.

# Pihak Hotel Membantah

General Manager Hermes Palace Hotel, Syafrial Munas membantah jika adanya pemilihan ratu waria di hotel tersebut.

Namun, menurutnya ketika malam itu hanya ada acara   pesta ulang tahun salah satu teman dari waria yang ditangkap mereka. Acara malam itu dipesan oleh seseorang atas nama Icha untuk kegiatan pesta ulang tahun.

“Masalah itu sudah diserahkan kepada Kapolresta Banda Aceh untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Kegiatan malam itu murni acara pesta ulang tahun,” kata Syafrial Munas, seperti yang dikutip dari Ajnn.net.

Syafrial pada malam pergantian tahun nantipun, Hotel Palace tidak akan mengadakan acara apapun sesuai dengan intruksi Wali Kota Banda Aceh untuk mengikuti peraturan Syariat Islam.

Baca :   Panjat Tebing Putri Sumatera Selatan Raih Mendali Perunggu di POMNAS XVI Jakarta 2019

“Malam tahun baru tidak akan ada acara, musik pun tidak ada, kami berusaha untuk silent (diam), dan itu bisa dibuktikan,” ujarnya.

# Polisi : Tidak Ada Pemilihan Duta Waria

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin juga menegaskan, jika   tidak ada pemilihan duta atau ratu waria di hotel Hermes Palace pada Sabtu (16/12) malam kemarin.

“Tidak ada pemilihan ratu waria, hoax itu, yang ada hanya acara ulang tahun,” kata  Saladin , Senin 18 Desember 2017

Terkait isu yang beredar  pihaknya sudah melakukan pengecekan kepada karyawan termasuk resepsionis hotel Hermes perihal agenda kegiatan malam itu.

“Saya sudah cek dan sudah ditanyakan kepada karyawan maupun resepsionis, hanya acara ulang tahun,” ujarnya. ( Red )

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar

News Feed