oleh

Eropa Tolak Pengakuan Trump Soal Status Yerusalem

Kanal:Internasional|0 dilihat

REPORTASE – Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara Arab, Eropa, bahkan Paus Fransiskus menolak pengakuan tersebut.

Meski Eropa terbilang sebagai sekutu AS, namun para pemimpin menilai keputusan Trump bisa menimbulkan kegemparan dan memicu kemarahan warga Palestina serta para pendukung mereka.

Inggris menyebut langkah diambil Trump sama sekali tidak membantu merealisasikan solusi konflik dua negara yang diusulkan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyesalkan keputusan Trump. Tak ketinggalan, Jerman dengan jelas menyatakan bahwa pihak mereka tidak mendukung keputusan Trump.

Sementara itu, Kanada dengan tegas menyatakan bahwa Kedutaan Besar Kanada di Israel akan tetap bertahan di Tel Aviv. Hal itu disampaikan oleh Perdana Menteri Justin Trudeau.

“Kami tidak akan memindahkan kedutaan Kanada dari Tel Aviv,” kata Trudeau saat berkunjung ke Guangzhou, China, dikutip dari laman Alaraby, Jumat (8/12).

Posisi Kanada terhadap status kota Yerusalem kembali ditegaskan oleh Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland.

“Kami sangat berkomitmen terhadap tujuan perdamaian yang komprehensif, adil dan abadi di Timur Tengah, termasuk pembentukan negara Palestina yang hidup berdampingan dalam kedamaian dan keamanan dengan Israel,” tegasnya.

Menyikapi keputusan Trump ini, sebanyak delapan negara, termasuk Inggris, Prancis, dan Italia mendesak agar dilakukan pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB.

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar

News Feed