oleh

8.545 JCH Diimbau Waspadai Virus Mers-CoV

Kanal:Peristiwa|7 dilihat
JCH saat akan diberangkatkan ke tanah suci. Foto: IST

REPORTASE – Dimusim haji tahun 2019 ini, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Sumsel mengingatkan para Jemaah Calon Haji (JCH) untuk menjaga kesehatannya. Hal ini tujuannya agar tidak terjangkit virus dan penyakit salah satunya yakni Virus Mers-CoV.

Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, HM Alfajri Zabidi mengatakan ditahun 2019 ini JCH yang akan diberangkatkan dari embarkasi Palembang yakni sebanyak 8.545 JCH dan yang telah diberangkatkan ke tanah suci yakni sebanyak tiga kloter.

“Tiap kloter yang diberangkatkan yakni berjumlah 449 orang,” katanya, Selasa (9/7).

Sama seperti tahun sebelumnya, dalam melaksanakan ibadah haji dirinya mengimbau kepada seluruh JCH untuk menjaga kesehatannya agar tidak terjangkit virus dan penyakit selama di tanah suci Mekkah. Ia mengaku virus dan penyakit yang perlu diwaspadai yakni Virus Mers-CoV.

Baca :   Tujuh Hari Pasca Kebakaran, Gapkindo Sumsel Beri bantuan Korban Kebakaran Gang Santai

Saat ini, ia mengaku sebelum diberangkatkan para JCH terus dilakukan pemeriksaan seperti suhu tubuh dan lain sebagainya. Meskipun begitu, pihaknya meminta agar kondisi kesehatan ini terus dijaga selama menunaikan ibadah.

“Banyak minum air putih dan gunakan waktu istirahat dengan baik agar tubuh tetap sehat,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), dr Marjunet menambahkan, virus Mers-CoV merupakan sekumpulan heals atau syndrome pada pernafasan yang disebabkan virus corona. Virus ini hidup didalam tubuh unta dan hingga saat ini belum ada obat dan vaksin untuk mengatasi virus tersebut.

Baca :   Tujuh Hari Pasca Kebakaran, Gapkindo Sumsel Beri bantuan Korban Kebakaran Gang Santai

Karena itu, yang perlu dilakukan JCH yakni hindari untuk kunjungan atau ziarah ke peternakan LBTA serta berwisata menggunakan unta. Selain itu, juga hindari berdesakan di kerumunan orang yang ramai dan tidak dikenal.

“Jangan lupa banyak minum, usahakan dua liter per harinya dan makan buah serta sayuran,” katanya.

Selain itu, JCH juga sebaiknya menggunakan masker meskipun berada di dalam ruang atau di pemondokan. Apalagi, saat sedang sakit. Selama di tanah suci, sebaiknya juga menerapkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Baca :   Tujuh Hari Pasca Kebakaran, Gapkindo Sumsel Beri bantuan Korban Kebakaran Gang Santai

“Jangan lupa istirahat yang cukup,” terangnya.

Saat ini, pihaknya juga telah memberikan suntikan vaksin. Namun, vaksin ini untuk mencegah terjangkitnya menginitis. Berbeda halnya dengan virus Mers-CoV yang belum memiliki obatnya. “Vaksin menginitis ini disuntikan 10 hari sebelum JCH diberangkatkan ke tanah suci,” tutupnya.

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

News Feed