oleh

Warga Sumsel Masih “Dihantui” Jalan Rusak

Kanal:Peristiwa|0 dilihat

Jalan di Sumsel Rusak


REPORTASE – Meski Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel terus membangun infrastruktur. Namun, pada kenyataannya jalan ‘mantap’ atau yang baik menurun. Bahkan tercatat 30 persen jalan di Sumsel rusak dari panjang jalan 1.513 kilometer.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Sumsel, Ucok Hidayat mengakui hal tersebut. Jalan rusak ini terbagi menjadi tiga yakni jalan rusak berat, sedang dan ringan.

Menurutnya, menurunnya kondisi jalan mantap di Sumsel ini lantaran minimnya dana perbaikan ditambahkan adanya pemangkasan yang terjadi pada tahun 2017 lalu.

Baca :   Berita Foto : Kericuhan Mahasiswa Aksi Unjuk Rasa Tolak RUU KPK

“Dana perbaikan dan peningkatan jalan ini sangat minim. Jadi kami kesulitan untuk menjadikan jalan rusak jadi jalan mantap,” katanya usai evaluasi kerja Pemprov Sumsel di Griya Agung Palembang, Rabu 27 Desember 2017.

Dia mengaku memang pada tahun 2016 lalu ada lima ruas jalan atau sekitar 140,57 kilometer diserahkan dari Provinsi ke Negara. Namun, provinsi juga menerima limpahan dari kabupaten/kota. Berdasarkan data, pelimpahan jalan kabupaten/kota ke Provinsi yakni sebanyak 14 ruas jalan atau sekitar 231,6 kilometer.

Baca :   Mahasiswa di Palembang Ricuh di Pukul Mundur Polisi

“Karena itu untuk pelimpahan jalan kabupaten/kota kami minta diperbaiki dahulu sebelum dilimpahkan ke kami,” tegasnya.

Terkait jalan Gandus yang rusak, Ia mengaku memang rencananya jalan tersebut dilimpahkan ke Provinsi. Namun, jalan tersebut sudah masuk paket perbaikan Kota Palembang. Karena itu, pihaknya meminta Kota Palembang untuk memperbaiki terlebih dahulu.

“Itukan sudah masuk paket perbaikan di Kota Palembang. Jadi benahi dulu baru diserahkan ke kami,” tutupnya.

Baca :   Kondisi Koma Demonstran Tolak RUU KPK dan KUHP, Keluarga Dikirim Surat Penetapan Tersangka

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin menambahkan jalan di Sumsel ini ada pengelompokannya dimana pengelompokan ini berbeda tanggung jawab diantaranya jalan kabupaten, jalan negara dan jalan provinsi.

“Bagi daerah yang jalannya rusak kami himbau agar pandai-pandailah bupatinya untuk memperbaiki jalan mereka sendiri, karena kami pun kesulitan untuk memperbaiki jalan,” singkatnya. ( Red )

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar

News Feed