oleh

Keroyok Adik Tingkat Sampai Pingsan, Senior Kampus Masuk Sel Tahanan

Kanal:Hukum & Kiminal|92 dilihat

REPORTASE – Abadan (21), warga Lorong Puskesma 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, Sumatera Selatan harus mendekam di sel tahanan, usai ditangkap petugas lantaran telah mengeroyok adik kelasnya sendiri hingga pingsan.

Kejadian itu terungkap setelah Abadan ditangkap oleh Unit Pidum Satreskrim Polresta Palembang, Jumat (25/1/2019).

Dikatakan Abadan, kejadian itu bermula saat korban Fajri mendadak membubarkan barisan para mahasiswa yang mengikuti Ospek di salah satu kampus perguruan tinggi kawasan Plaju Palembang. Pelaku yang marah melihat juniornya tanpa perintah membubarkan ratusan mahasiswa, langsung mengeroyok Fajri hingga  tak sadarkan diri.

Baca :   Sidang Banding Lima Komisioner KPU Palembang Kuatkan Putusan PN

” Waktu itu ada 300 Mahasiswa yang dia bubarkan, entah sebabnya apa. Datang langsung pegang toa dan membubarkan, saya langsung emosi dan memukulinya,”kata Abadan.

Usai kejadian tersebut, pihak kampus dan orangtua dari Fajri berupaya mediasi untuk menyelesaikan persoalan itu. Namun, keluarga dari korban tetap keukeh untuk membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

Baca :   Pemerintah beserta TNI dan Polri, Sambangi Konflik Mesuji

“Dari keluarga korban minta uang Rp 150 juta, kami tidak sanggup langsung dibuat laporan dan saya ditangkap. Sebenarnya kami berlima, empat teman saya lagi naik gunung,”ujarnya.

Wakasat Reskrim Polresta Palembang  AKP Ginanjar Ali Sukmana, membenar pihaknya mengamankan salah satu pelaku pengeroyokan tersebut.

“Benar, pelaku merupakan mahasiswa di salah satu universitas di Plaju. Mereka berlima melakukan
pengeroyokan terhadap korban, empat  pelaku lagi akan kita amankan juga, tapi mereka masih mendaki gunung dempo,” jelas Ginanjar.

Baca :   Polisi Ungkap Nunung Sudah Sejak 20 tahun Lalu pakai Narkoba

Pengeroyokan ini, lanjut Ginanjar, dipicu rasa kesal pelaku kepada korban karena membubarkan ratusan mahasiswa yang sedang mengikuti kegiatan orientasi.

“Pelaku masih menjalani proses pemeriksaan, dan akan dikenakan pasal 170 KUHP tentang pengerotokan,” tutupnya.

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Hashtags :
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

News Feed