oleh

Ultras Palembang : Sriwijaya FC Harga Mati

Kanal:Headline, Palembang, Sepakbola|398 dilihat

REPORTASE – Suporter Sriwijaya FC, Ultras Palembang mengaku sangat senang atas kemenangan Sriwijaya FC dipertadingan menjamu Persiraja Banda Aceh di Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (28/7) sore.

Capo Tifoso (Leader/Kepala Ultras) Qusoi mengatakan bahwa kemenangan ini merupakan kemenangan bersama untuk pecinta Sriwijaya FC khususnya masyarakat Sumatera Selatan. Ia menambahkan, Ultras Palembang merupakan salah satu pendukung yang militan dan loyal terhadap Sriwijaya FC.

“Alhamdulillah, pertadingan sore ini jamu Persiraja Banda Aceh kita menang. Kami tetap setia walaupun Sriwijaya FC saat ini sendang berada di Liga 2 Indonesia karena kami bukan suporter yang musiman,”kata Qusoi saat dihubungi pewarta REPORTRASE.net, Minggu (28/7) malam.

Baca :   Herman Deru Buka Kejuaraan Tenis Kajati Cup 2019

“Sesuai jargon kami, ‘Sriwijaya FC Harga Mati’, mau dikasta berapapu bakalan kami dukung. Kami juga kedepan akan menciptakan kreatifitas-kreatifitas agar stigma suporter Palembang yang sering rusuh, karena kami suporter di Palembang ini sudah jenuh dengan kerusuhan. Sudah saatnya kami bangkit,”kata Qusoi.

Selanjutnya ia menambahkan, bahwa pihaknya berkoreografi untuk memancing para pendukung Sriwijaya FC khususnya di internal Ultras Palembang untuk berkreatifitas dan juga pihaknya meminta kepada pendukung Sriwijaya FC untuk tetap kreatif dan jangan pandang mereka dengan sebelah mata.

Baca :   Asprov PSSI Sumsel Gelar Kursus Wasit Sepakbola
Ultras Palembang menunjukan aksi koreografi pada pertandingan Sriwijaya FC vs Persiraja Banda Aceh di Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (28/7). (REPORTASE.net/Agung)

“Berkoreografi ini untuk memancing teman-teman, khususnya di internal Ultras Palembang. Kami meminta untuk suporter Palembang agar tetap kreatif dan tidak memandang sebelah mata,”ujar Qusoi.

Capo Tifoso Ultras Palembang tersebut menghimbau kepada seluruh masyarakat bahwasannya Liga 2 yang dijalani Sriwijaya FC musim ini bukan menjadi halangan untuk tetap kreatif dalam mendukung Sriwijaya FC.

Supporter Sriwijaya FC, Ultras Palembang tak henti-henti memberikan dukungan kepada Sriwijaya FC. (REPORTASE.net/Sigit)

“Liga 2 bukan suatu halangan untuk kami tetap kreatif. Liga dua merupakan ajang pertarungan kami sebagai pejuang, apabila Sriwijaya FC mampu lolos ke Liga 1 musim depan, kami bangga bisa berjuang dan menemani Sriwijaya FC dikasta terbawah,”ujarnya.

Baca :   Kalah Dari Persiraja, Laskar Wong Kito Batal Ke Liga 1 Musim Depan

Dengan koreografi yang disajikan di pertandingan Sriwijaya FC vs Persiraja Banda Aceh ini merupakan bentuk kecintaan ia dan pihaknya terhadap Sriwijaya FC.

“Intinya Sriwijaya FC harus bermain maksimal disetiap pertandingan, terkhusus di kandang, lantaran kami para suporter ini telah bermodal baik materi, tenaga, dan fikiran. Apalagi membuat koreografi itu menghamburkan uang, namun kami ikhlas demi Sriwijaya FC. Kami akan menciptakan koreo-koreografi di pertanfingan selanjutnya walupun penonton saat ini terbatas. Disinilah uji pertarungan kita siapa yang benar-benar setia mendukung Sriwijaya FC di Liga 2 Indonesia,”jelasnya.

 

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Hashtags :
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

News Feed