oleh

Tiga Tersangka Ditahan, Tak Ada Kerusakan Area Sensitif Korban

Kanal:Headline|27 dilihat

REPORTASE – Kepolresta Pontianak, Kombes Muhammad Anwar Nasir mengatakan jika pihaknya telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus penganiayaan siswi SMP, berinisial Au. Ketiga tersangka yang kini ditahan, memiliki peran yang berbeda dalam aksinya.

“Fakta hingga ditetapkan sebagai tersangka, ada yang menjambak rambut korban, mendorong hingga jatuh, dan ada yang melempar menggunakan sandal,”ungkapnya. Dari keterangan para tersangka yang dijerat pasal 80 ayat (1) UU No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak, tidak ada penganiayaan yang melukai kelamin korban. Seperti informasi yang telah menyebar di sosial media.

Baca : Bantah Keterlibatan WNI di Sri Lanka

Hal ini, lanjutnya diperkuat keterangan visum dari Mitra Media Pontianak dan RS Bhayangkara Polda Kalbar. Dimana tidak ada tanda trauma pada area sensitif korban. Untuk itu, ia menghimbau masyarakat untuk tidak mempercayai informasi yang keliru.

“Ancaman pidananya tiga tahun enam bulan penjara, sedangkan sembilan orang lain yang dimintai keterangan statusnya masih saksi,”kata Anwar. Namun, sesuai dengan UU No.11/2012  tentang Peradilan Pidana Anak, penyidik masih memungkinkan untuk melakukan diversi (pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana).

Baca : May Day : Kapolda Sumsel Potong Tumpeng Bareng Buruh

“Baik korban dan tersangka harus didampingi oleh pihak orang tua dan KPPAD Kalimantan Barat sesuai dengan hak mereka yang ada pada undang-undang,”tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Dokkes Polda Kalbar, Kombes dr Sucipto kembali menegaskan jika dari hasil pemeriksaan tak ada luka ataupun trauma di bagian sensitif korban. “Tidak ada robek, luka atau trauma seperti yang diberitakan,”tegasnya.

Baca : Bantah Keterlibatan WNI di Sri Lanka

Korban Au sendiri sebelumnya disebut telah dianiaya oleh 12 siswi SMA di Pontianak pada 29 Maret 2019. Namun, peristiwa ini baru diadukan ke Polsek Pontianak Selatan pada 5 April 2019 dan kemudian dilimpahkan ke Polresta Pontianak.

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Hashtags :
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Terpesona
  • Bahagia
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut

News Feed