oleh

Terkait Suap Impor Bawang Putih, KPK Tetapkan Oknum DPR Jadi Tersangka

Kanal:Headline, Hukum & Kiminal|84 dilihat

REPORTASE – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan I Nyoman Dharmantra sebagai tersangka dengan dugaan kasus suap impor bawang putih.

Dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Kamis (8/8) kemarin, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan meningkatkan status penanganan perkara ke penyidik.

“KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dengan 6 orang sebagai tersangka,”ujar Agus.

Baca :   Awali Laga 8 Besar Grup A Dengan Mulus, Sriwijaya FC Taklulan Persewar Waropen di Sidoarjo

Kelima tersangka lainnya yakni, Doddy Wahyudi, Chandry Suandam Zufikar, ketiganya merupakan tersangka pemberi uang suap. Selanjutnya, Mirawati Basri dan Elviyanto ditetapkan sebagai tersangka penerima suap bersama Nyoman.

Chandry merupakan pemilik PT Cahaya Sakti Agro dan Doddy bekerja sama untuk mengurus izin impor bawang putih tahun 2019. Doddy menawarkan bantuan serta menyampaikan jalur lain untuk mengurus rekomendasi impor produk hortikultura (PIH) dari kementerian Pertandian dan Surat Persetujuan Impor (SPI) dari Kementerian Perdagangan. Dalam pengurusan tersebut, kemudian sampai ke Nyoman Dhamantra. Nyoman meminta fee yakni 1.700-Rp 1.800 bawang putih yang diimpor.

Baca :   Kalah Dari Persiraja, Laskar Wong Kito Batal Ke Liga 1 Musim Depan

Sementara KPK menyebutkan fee pengurusan impor bawang putih tersebut telah ditransfer.

“Diduga uang Rp 2 miliar yang ditransfer melalui rekening adalah uang untuk mengunci kuota impor yang diurus,”ujar Agus.

Dalam kasus ini, diduga pemberi yakni Chandry Suanda, Doddy Wahyudi serta Zulfikar yakni Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal aya 1 huru b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Baca :   Sigap dan Safety Prosedur, Teknisi Perbaiki Korsleting Kebel Listrik Yang Rawan Kebakar

Sementara, Nyoman Dhamantra, Mirawati, dan Elviyanto dikenakan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

 

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Hashtags :
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

News Feed