oleh

Sidang Banding Lima Komisioner KPU Palembang Kuatkan Putusan PN

REPORTASE –  Sidang banding yang digelar Pengadilan Tinggi Sumatera Selatan, menguatkan putusan sebelumnya terhadap kelima komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang terkait tindak pelanggaran pemilu, Jumat (26/7).

“Dengan ini menguatkan putusan sebelumnya. Yaitu enam bulan penjara dengan masing-masing denda Rp 10 juta subsidair kurungan satu tahun,”ujar Majelis Hakim yang diketuai Bachtiar SH.

Baca :    Sumsel Jadi Provinsi Penyanggah Pangan Nasional

Bachtiar menambahkan, jika kelima komisioner KPU Kota Palembang tersebut terlibat, bisa langsung dieksekusi.

“Artinya, jika terlibat pidana selama satu tahun, maka bisa langsung eksekusi,”kata Bachtiar.

Namun, lanjut Bachtiar, majelis hakim meminta diperbaiki isi surat putusan dari bersama-sama menjadi turut serta.

Sidang sendiri berlangsung singkat, hanya 20 menit. Bahkan tak dihadiri oleh kuasa hukum terdakwa maupun kelimanya.

Baca :   Herman Deru : Tetap Survive Dimasa Pandemi, Pengorbanan Dokter Sungguh Mulia

Plt Humas Pengadilan Tinggi Palembang, Dr Herdi Agusten SH M Hum mengatakan, ini menjadi putusan final bagi perkara pelanggaran pemilu KPU Palembang.

Plt Humas Pengadilan Tinggi Sumsel Herdi Agusten saat memberikan keterangan.
(REPORTASE.net/Sigit)

“Sudah tidak ada upaya hukum lain yang bisa dilakukan oleh para terdakwa. Terkait apakah menerima atau tidak, itu tergantung dari para pihak,”ujarnya.

Sementara itu, kordinator JPU Penuntutan Gakkumdu Yuliati Ningsih SH MH mengatakan, pihaknya bersyukur dengan putusan Pengadilan Tinggi.

Baca :   AJI Palembang bersama Ditintelkam Polda Sumsel Gelar Workshop Menulis Intensif
Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net

News Feed