oleh

Rekontruksi Pembunuhan Kejih Inah : Leher dan Kaki Korban Diikat Kawat Lalu Dimasukkan ke Karung

Kanal:Headline|85 dilihat

REPORTASE – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan melakukan rekontruksi pembunuhan Inah Antimurti (20) yang tewas dengan cara dibakar oleh lima pelaku, Senin (28/1/2019).

Dalam rekontruksi sebanyak 23adegan tersebut, korban Inah sebelumnya datang ke rumah pelaku Asri (32) di kawasan Desa Talang Taling Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim sekitar pukul 16.00WIB, pada Jumat (18/1/2019) kemarin.

Saat datang, korban meminta sabu kepada Asri. Namun, pelaku lebih dulu menanyakan perihal utang sabu yang belum dibayarkan korban. Karena belum ada uang untuk membayar, Inah diminta pelaku untuk menunggu didalam kamar.

” Tunggu disini, nanti aku carikan sabu,” kata Asri dalam rekontruksi tersebut.

Baca : Lebaran 2019, Presiden Jokowi Tak Salat Id di Masjid Istiqlal

Pelaku Asri lalu menelepon empat rekannya yakni Abdul Malik (22), Feri (30), DP (16) dan FB (16) untuk berkumpul di salah satu Sekolah Dasar (SD) kawasan Muara Enim untuk berkumpul sekitar pukul 22.00WIB.

Disana, Asri menyiapkan sabu untuk rekannya sembari membuat rencana pembunuhan terhadap IA.

” Malam ini ada pekerjaan untuk kalian, bantu saya (bunuh Inah). Tapi perkosa dulu,” ujar pelaku.

Setelah sabu satu paket habis dipakai kelima pelaku, mereka langsung datang ke rumah Asri. Inah pun terlihat berada di kamar sembari menunggu sabu yang ia minta kepada pelaku.

Asri dan Malik langsung masuk ke kamar untuk memperkosa korban. Setelah diperkosa, korban masih memberontak hingga akhirnya membuat Asri memanggil tiga pelaku lain yakni Feri, DP dan FB untuk memegangi korban.

Baca : Jokowi Salat Id 2019 di Masjid Istiqlal

Setelah dipbekap oleh empat pelaku, Asri keluar rumah dan mengambil satu kayu balok untuk menghantam kepala Inah hingga tewas. Dalam kondisi tak bernyawa, rupanya Malik masih tetap menyetubuhi korban.

Usai melampiaskan nafsu, korban dimasukkan ke dalam karung, dengan mengikatkan kepala dan kakinya menjadi satu menggunakan kawat dan langsung dibawa ke atas mobil.

“DP yang beli bensin, saya yang bawa mobil. kami langsung ke Ogan Ilir,”jelas Asri.

Sesampainya dilokasi, Asri meminta pelaku Feri untuk membakar tubuh Inah bersama spring bed yang dibawanya tersebut. Permintaan itu ternyata langsung ditolak Feri karena takut.

Baca : LBH Banda Aceh : Kesalahan Manajemen Rutan

” Saya yang bakar, setelah itu kami pulang,”jelasnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpiani mengatakan, reka ulang yang dilakukan tersebut untuk memastikan keterangan yang diberikan oleh para tersangka.

” Hasilnya semua adegan sama dengan keterangan yang diberikan. Otak pelaku pembunuhan memang Asri,” kata Yustan.

Yustan melanjutkan, mereka belum bisa memastikan apakah korban salah satu kurir tersangka atau bukan.

” Harus diselidiki lebih dulu, kalau pelaku memang adalah pengedar, motifnya karena utang narkoba,”ujarnya.

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Hashtags :
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Terpesona
  • Bahagia
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut

News Feed