oleh

Pelaku Penganiayaan Perawat di Sel Tahanan, Wajah Pucat, Mata Sembab

Kanal:Headline, Hukum & Kiminal|30 dilihat

REPORTASE- Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang masih melakukan penahanan terhadap JT yang merupakan pelaku penganiyaan perawat Rumah Sakit Siloam Sriwijaya berinisial CRS.

Foto JT yang masih mendekam di ruang sel tahanan Polrestabes Palembang pun menyebar di group whatsapp. 

Dalam foto tersebut, JT terlihat mengenakan baju butih bergaris biru, wajah pelaku ini pun nampak pucat dan dengan kondisi mata yang sembab. Ia pun hanya tertunduk menatap ke bawah saat seorang yang mengenakan baju putih menemuinya di depan sel.

Baca :   AJI Palembang bersama Ditintelkam Polda Sumsel Gelar Workshop Menulis Intensif

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan, status JT saat ini masih sebagai tersangka. Tri membantah adanya isu soal penangguhan penahanan terhadap tersangka.

Menurutnya, kasus JT akan tetap dilakukan sesuai dengan laporan yang dibuat oleh korban CRS.

“Kasusnya masih berlanjut, tidak ada untuk penangguhan penahanan,”kata Tri, kepada wartawan Rabu (21/4/2021).

Baca :   Herman Deru : Tetap Survive Dimasa Pandemi, Pengorbanan Dokter Sungguh Mulia

Tri menjelaskan dalam waktu dekat berkas pemeriksaan JT akan segera dilimpahkan penyidik ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang. Saat ini, seluruh saksi telah diperiksa penyidik untuk melengkapi berkas perkara tersangka.

“Tersangka dalam memberikan keterngan kooperatif, istrinya juga sudah diperiksa dan statusnya sebagai saksi karena berada di lokasi saat kejadian,”ujarnya.

Untuk diketahui, kasus penganiayaan CRS yang dilakukan oleh JT mencuat setelah video kekerasan itu tersebar di Instagram. Dalam video tersebut, pelaku JT menganiaya korban tanpa ampun dengan pukulan dan tendangan.

Baca :    Sumsel Jadi Provinsi Penyanggah Pangan Nasional

Dari hasil pemeriksaan, JT tega menganiaya korban karena emosi melihat tangan anaknya yang masih berumur 2 tahun berdarah ketika jarum infus dicabut oleh korban. 

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net

News Feed