oleh

Mulai Sekarang, Beli Pempek kena Pajak 10 Persen

Kanal:Headline, Nasional, Palembang|504 dilihat

REPORTASE – Pemerintah Kota Palembang mulai memberlakukan pemungutan pajak restoran sebesar 10 persen mulai Senin (8/7) lalu. Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang Sulaiman Amin mengatakan untuk melaksanakan pemungutan tersebut pihaknya akan memasang alat pemantau pajak online (e-tax) di tiap-tiap warung makan kaki lima serta restoran.

Pemasangan e-tax tersebut dilakukan untuk memantau pendapatan usaha mereka. Salah satu tempat yang akan dijadikan sasaranya adalah warung penjual pempek.

Baca :   Herman Deru : Tetap Survive Dimasa Pandemi, Pengorbanan Dokter Sungguh Mulia

“Untuk awal, tim akan memasang alat e-tax di rumah makan. Secara bertahap selanjutnya akan dipasang di warung pempek dan usah restoran lain. Hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Palembang Tahun 2002 tentang Pajak restoran sebesar 10 persen,”ujar Sulaiman, Selasa (9/7).

Selanjutnya, Dikutip dari Antara, Sulaiman mengatakan, pemasangan e-tax dilakukan untuk menyerap pajak restoran yang selama ini belum begitu maksimal. Tim BPPD secara bertahap memasang alat e-tax di seluruh warung makan dan restoran di Palembang.

Baca :    Sumsel Jadi Provinsi Penyanggah Pangan Nasional

Sulaiman melanjutkan, apabila tim BPPD sudah memasang alat e-tax namun warung pempek atau restoran lainnya tidak menggunakannya, pihaknya akan memberi Sanksi. Sanksi awal berupa bentuk surat peringatan.

“Meski hari libur kerja, tim terus melakukan pemasangan alat e-tax. Tim punya tugas masing-masing sekaligus untuk mengecek apakah alat yang sudah dipasang, digunakan atau tidak. Jika ada kasir yang belum mengerti dengan alat tersebut, operator langsung membantu untuk menjelaskan kendala yang ada,”ujarnya.

Baca :   AJI Palembang bersama Ditintelkam Polda Sumsel Gelar Workshop Menulis Intensif

 

 

 

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net

News Feed