oleh

Kabut Asap Menebal, Terekstrem Karhutla Tahun Ini.

Kanal:Headline, Nasional|96 dilihat

REPORTASE – Kabut asap kembali menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan, Senin (14/10) pagi.

Jarak pandang bahkan sempat kurang dari 50 meter. Jembatan Ampera pun sempat hilang dari pandangan karena tertutup asap.

Kondisi ini terjadi karena adanya kebakaran di sejumlah wilayah di Palembang, dan Ogan Komering Ilir. Sampai saat ini, kebakaran di Sumsel sudah menghanguskan lahan hingga 144.291 hektar.

Sementara berdasarkan sumber LAPAN pada 14 Oktober tercatat beberapa titik panas di wilayah sebelah Tenggara Kota Palembang dengan tingkat kepercayaan di atas 80%. Hal ini berkontribusi asap ke wilayah Palembang, yakni pada wilayah Banyuasin, Pampangan, Tulung Selapan, Pedamaran, Pemulutan, Cengal hingga Pematang Panggang dan Mesuji.

Baca :   Potret Miris Halte Transmusi Palembang

“Kondisi ini menjadikan kondisi terekstrem selama berlangsungnya Karhutla dengan indikasi kuantitas dan jarak pandang yang terjadi,” kata Kasi Observasi dan Informasi BMKG stasiun SMB II Palembang, Bambang Beni.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel yang bersumber dari Satelit Lapan disebutkan jumlah titik panas pada Senin, mencapai 732 titik, dengan titik panas terbanyak di Kabupaten Ogan Komering Ilir yang berjumlah 437 titik. Sementara sebelumnya, pada Jumat, total berjumlah 417 titik.

Baca :   Belum Puas, Indrayadi butuh SFC Ujicoba dengan Tim Kuat

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumsel Ansori mengatakan titik panas terbanyak terpantau di Kabupaten Ogan Komering Ilir sehingga fokus pemadaman difokuskan di wilayah tersebut.

“Kami selalu lakukan waterbombing (pemadaman dari udara), setiap hari mengerahkan lima unit helikopter. Kebakaran di OKI ini memang sulit dipadamkan karena terjadi di kawasan gambut, dan akses darat yang terbatas. belum lagi jika terbakar, asapnya mengarah ke Palembang,” kata Ansori.

Baca :   Halte Transmusi Terlihat Miris, Dishub Palembang Sebut Butuh dana 30 Juta Untuk Perbaiki Satu Halte

Sementara itu, dari informasi yang diperoleh, Dinas Pendidikan Kota Palembang meliburkan siswa untuk merespon kondisi terkini terkait kabut asap ini.

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Hashtags :
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

News Feed