oleh

Gara-gara Organ Tunggal, Anggota TNI Tewas Ditusuk

Kanal:Headline|84 dilihat

REPORTASE – Seorang anggota TNI dari satuan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Kodiklat TNI-AD) Martapura-Baturaja menjadi korban penusukan oleh lima orang pelaku hingga tewas ditempat.

Korban adalah Kopda ZE yang mengalami luka tiga tusukan dikepala dan dua tusukan di dada.

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 02.00WIB, saat korban menghadiri acara undangan di Desa Tanjung Raya, Kecamatan Belitang I, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, Selasa (29/1/2019).

Baca : LBH Banda Aceh : Kesalahan Manajemen Rutan

Acara yang diisi dengan hiburan organ tunggal, Kopda ZE pun sempat naik keatas panggung. Mendadak lima pelaku yang belum diketahui identitasnya itu langsung menusuk korban sebanyak lima lubang hingga tewas.

Kapendam II Sriwijaya Kolonel Djohan Darmawan membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pihak dari Denpom dan Polres OKU Timur saat ini masih melakukan penyelidikan untuk menangkap para pelaku.

Baca : Jokowi Salat Id 2019 di Masjid Istiqlal

“Itu anggota Puslatpur angkatan darat, dia menghadiri undangan kerabat atau saudaranya, mendadak ada yang mengeroyok sebanyak lima orang.Salah satu itu menusuk si korban,” kata Kolonel Djohan saat dikonfirmasi.

Djohan melanjutkan, Kopda ZE sempat diberikan pertolongan dengan dibawa ke rumah sakit setempat untuk menjalani perawatan. Namun, luka tusukan parah membuat korban tak bisa lagi tertolong.

Baca : Lebaran 2019, Presiden Jokowi Tak Salat Id di Masjid Istiqlal

“Korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga, sekarang kasusnya masih ditangani Denpom dan Polres,” jelas Kapendam.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya ketika dikonfirmasi juga membenarkan kejadian tersebut.

“Intinya pihak kepolisian membenarkan ada kejadian yg menyebabkan anggota tersebut meninggal dan pelaku dalam pengejaran pihak kepolisian.Sabar mudah-mudahan bisa segera tertangkap dan bisa kita proses,” singkat Erlin.

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Hashtags :
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Terpesona
  • Bahagia
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut

News Feed