oleh

Di Vonis 6 Bulan, Kuasa Hukum Ajukan Banding

Kanal:Headline, Hukum & Kiminal, Nasional|475 dilihat

REPORTASE – Lima Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang divonis 6 bulan penjara dengan masa percobaan 1 tahun. Kelima Komisioner KPU Kota Palembang tersebut terbukti bersalah atas hilangnya hak pilih masyarakat pada Pemilihan Umum lalu.

“Terdakwa terbukti bersalah menghilangkan hak pilih pada Pemilu dengan 6 bulan penjara. Divonis 6 bulan penjara dengan masa percobaan 1 tahun,”ujar Ketua Majelis Hakim, Erma Suharti dalam putusan sidang sore tadi di Pengadilan Negeri Kelas 1-A Palembang, Jumat (12/7).

Baca :   AJI Palembang bersama Ditintelkam Polda Sumsel Gelar Workshop Menulis Intensif

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ursula mengatakan putusan tersebut sama halnya dengan tuntutan yang diajukan oleh Jasa Penuntut Umum (JPU). Namun pasal yang digunakan oleh tiga majelis hakim berbeda. Lima Komisioner KPU Kota Palembang tersebut dikenakan pasal 554 UU Pemilu tentang menghilangkan Hak Pilih Warga.

“Putusan Hakim sama dengan yang kita tuntut kemarin. Hanya Pasal saja yang berbeda. Itu sesuai pertimbangan dari para majelis hakim. Tapi intinya perbuatan yang dilakukan terdakwa ini terbukti,”ujar JPU Ursula.

Baca :    Sumsel Jadi Provinsi Penyanggah Pangan Nasional

Selain hukuman penjara dengan masa percobaan 1 tahun, kelima komisioner KPU Kota Palembang tersebut juga dikenakan denda Rp 10 juta subsider 1 bulan kurungan. Denda tersebut sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum.

“Tuntutan tim JPU kemarin kan Pasal 510 UU Pemilu, tapi yang diputuskan adalah Pasal 554. Tentunya kami akan pikir-pikir dahulu untuk mengajukan banding,”ujarnya.

Baca :   Herman Deru : Tetap Survive Dimasa Pandemi, Pengorbanan Dokter Sungguh Mulia

Sementara penasehat hukum kelima komisioner KPU Kota Palembang, Rusli Bastari tak terima atas vonis yang diputuskan oleh majelis hakim. Dalam hal ini, Rusli megatakan akan mengajukan banding.

Penasehat hukum lima komisioner KPU Kota Palembang saat memberikan keterangan pers terkait sidang putusan oleh majelis hakim, Jumat (12/7).

“Iya semuanya akan banding. Seperti apa yang telah disampaikan ke majelis hakim. Kita akan baca putusannya,”ujar Rusli

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net

News Feed