oleh

Bantah Keterlibatan WNI di Sri Lanka

Kanal:Headline|47 dilihat

Tampak depan kantor Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia

REPORTASE – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menegaskan jika pelaku pengeboman di Hotel Shangri-La, Kolombo, pada Minggu (21/04) lalu bukan warga negara Indonesia. Hal ini mengklarifikasi kabar keterlibatan WNI dalam serangan tersebut.

Dilansir CNN Indonesia, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal menjelaskan, Kedutaan Besar RI di kolombo telah berkomunikasi dengan pihak keamanan setempat. Informasi yang didapat, pelaku adalah Insan Seelawan yang warga negara Sri Langka.

Baca : May Day : Kapolda Sumsel Potong Tumpeng Bareng Buruh

“Kedutaan Besar RI di Kolombo telah melakukan komunikaksi langsung dengan otoritas keamanan Sri Lanka dan telah memperoleh informasi bahwa nama pelaku yang benar adalah Insan Seelewan, warga negara Sri Lanka,” tegasnya, Selasa (23/4).

Penyataan tersebut ditunjukan Iqbal untuk mengklarifikasi kabar tentang dugaan keterlibatan WNI dalam delapan serangan bom beruntun di Sri Lanka pada perayaan Hari Paskah, Minggu (21/04) lalu.

Baca : May Day : Kapolda Sumsel Potong Tumpeng Bareng Buruh

Kabar itu muncul setelah salah satu media lokal merilis nama pelaku pengeboman di Hotel Shangri-La, yang menjadi sasaran dalam serangan paling mematikan dalam satu dekade terakhir.

Sejauh ini, ada 310 korban tewas dalam serangan bom beruntun di tiga kota tersebut.

Juru bicara Kepolisian Sri Lanka, Ruwan Gunasekera mengatakan, beberapa diantara korban tewas itu sempat kritis karena luka serius, lalu meninggal.

Baca : May Day : Kapolda Sumsel Potong Tumpeng Bareng Buruh

Sejauh ini, KBRI di Kolombo menyatakan tidak ada WNI yang menjadi korban tewas maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.

 

 

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Hashtags :
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Terpesona
  • Bahagia
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut

News Feed