oleh

Potret Kerajinan Kayu Bertahan di Tengah Pandemi

Kanal:Ekonomi & Bisnis, Headline, Palembang|140 dilihat

REPORTASE – Berbekal pelatihan kerajinan kayu di Balai Pelatihan Kerja Indonesia (BLKI) Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2017 lalu, Beni Martha Daya bapak satu orang anak ini turun langsung kedunia bisnis kerajinan kayu.

Beni, selaku pengrajin memanfaatkan limbah kayu untuk dijadikan suatu kerajinan seperti, pajangan dinding, jam, logo, serta pelakat penghargaan. Harga yang dijual dari kerajinan kayu ini bervariasi dengan tingkat kesulitannya.

Baca :   Herman Deru : Tetap Survive Dimasa Pandemi, Pengorbanan Dokter Sungguh Mulia

Saat dimintai keterangan pewarta Reportase.net di workshopnya di Jalan Baung 2, Kecamatan Sako, Palembang, Beni mengatakan tingkat penjualan saat wabah virus corona menyebar tetap stabil, masih ada costumer yang memesan dengan jumlah yang tidak sedikit.

“Kalau tingkat penjualan di era wabah virus corona ini tetap stabil. Selain saya menawarkan di markerplace, Pemerintah dan BUMN juga ada yang pesan,” Kata Beni saat dijumpai di workshopnya, Rabu, 20 Januari 2021 lalu.

Baca :   AJI Palembang bersama Ditintelkam Polda Sumsel Gelar Workshop Menulis Intensif

Berikut potret Beni sedang menyelesaikan pesanan kerajinan huruf yang terbuat dari limbah kayu :

Pengrajin Kayu di Palembang sedang menyelesaikan pesanan pada Rabu, 20 Januari 2021. Reportase/Sigit Prasetya
Pengrajin Kayu di Palembang sedang menyelesaikan pesanan pada Rabu, 20 Januari 2021. Reportase/Sigit Prasetya
Pengrajin kayu menunjukan hasil kerajinannya berupa lampu hias. Reportase/Sigit Prasetya

 

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net

News Feed