oleh

Warga Tolak Ganti Rugi Pelebaran Jalan Tembus Musi IV

Kanal:Palembang|0 dilihat

REPORTASE – Dianggap tak sesuai harapan dan dijanjikan, beberapa warga yang terkena dampak pelebaran Jalan tembusan jembatan Musi IV menolak nilai ganti rugi yang dikeluarkan oleh, Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

Salah seorang warga yang tempat tinggalnya akan dibebaskan oleh Pemerintah, Usman Effendi mengatakan, ia memiliki luas tanah 312 meter persegi (m2), bangunan rumah tempat tinggal seluas 265,6 m2, perkerasan 74,8 m2, pagar rumah 23,5 m2 dan PDAM, hanya diganti Pemerintah sebesar Rp 1.468.200.000

Menurut, warga yang akrab disapa kunang ini, angka tersebut jauh dari kata realistis. Karena, KJPP menilainya tidak berdasarkan harga pasar.

Baca :   Cegah Virus Corona, Pemkot Palembang Semprotkan Cairan Disinfektan di Masjid Al Islami

“Kami tidak terima dengan nilai ganti rugi itu, harga yang dikeluarkan Pemerintah atau KJPP itu tidak sesuai harapan masyarakat yang terkena dampak pelebaran Jalan Musi IV,
katanya, Jumat 8 Desember 2017.

Bahkan menurutnya, faktor sosial harus dipertimbangkan, sudah puluhan tahun menempati rumah, belum lagi potensi ekonomi mengingat kawasan ini strategis, banyak perkantoran dan dekat dengan beberapa kampus besar.

” Ini bukan perkara pelebaran, ini sudah masuk domisili, karena harus pindah rumah bahkan pindah kampung, belum lagi satu tempat ibadah masjid yang juga terkena” bebernya

Ia berharap, pemerintah benar benar mengkaji ulang angka tersebut dan menetapkan angka yang sesuai.

Baca :   Sempat Naik, Harga Bawang Putih di Pasar KM12 Palembang turun Menjadi Rp 30.000 per kilogram

” Selama proses ini kami warga sudah kooperatif bahkan tidak ada gejolak, kami patuh terhadap kebijakan Negara, tapi jika merugikan tentu kami menolak, jika begini, semua warga khusus di RT 30 tidak akan izinkan tempat (komplek) tinggal dibebaskan untuk pelebaran jalan itu,” Tutup Kunang pemuda Jaya Indah

Menyikapi hal itu, Lurah 14 Ulu Oscar mengatakan, ketentuan harga tidak bisa dicampurinya. Karena, untuk penilaian dan ketetapan harga dilakukan KJPP.

“Kami tidak bisa komentar soal itu. Masalah angka, silahkan tanyakan pada KJPP atau dinas PU Pemprov Sumsel,”katanya.

Dijelaskannya, jalan lanjutan Musi IV itu memiliki spesifikasi panjang sekitar 900 meter dengan lebar 35 meter dari Jalan KH Azhari sampai ke Jalan Ahmad Yani tepatnya disamping PTUN Palembang.

Baca :   Cegah Virus Corona, Pemkot Palembang Semprotkan Cairan Disinfektan di Masjid Al Islami

Sementara jumlah persilnya sebanyak 165 persil yang terdiri dari 149 warga Kelurahan 14 Ulu dan 16 persil warga Kelurahan 13 Ulu.

“Sosialisasi sudah lama dilakukan, 16 Agustus konsultasi publik dan 10 Oktober dilakukan akhir pengukuran, jadi Kamis-Jumat. KJPP bersama Pemprov Sumsel menyampaikan nilai ganti rugi yang dipasilitasi oleh Kecamatan SU II,”katanya.

Ditambahkannya, untuk ganti rugi dilakukan oleh Pemprov Sumsel, sementara Pemkot Palembang melalui Kecamatan hanya melakukan pasilitasi saja.

“Kami hanya mempasilitasi tempat saja,”pungkasnya.

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar

News Feed