oleh

RPH Modern Untuk Palembang

Kanal:Palembang|174 dilihat

REPORTASE – Walikota Palembang Harnojoyo bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meresmikan Rumah Potong Hewan (RPH) modern di kawasan Gandus, Kamis (24/1/19).

Dengan adanya RPH tersebut, diharapkan agar pendistribusian daging sapi di pasaran dapat berjalan dengan lancar dan terbebas dari penyakit.

“RPH yang kita resmikan hari ini adalah RPH modern untuk memberikan higienitas daging sapi yang disediakan, sebelum di distribusikan ke pasar,” kata Harno.

Harno menambahkan, saat ini baru empat pengusaha yang tergabung di RPH modern tersebut. Kedepan, seluruh pengusaha peternakan yang belum memiliki RPH sesuai standar, dapat memanfaatkan RPH Gandus yang dimiliki Pemkot Palembang.

Baca :   Semangat 45, Warga Booster KM 12 Sudah Gelar Lomba Memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74

Dengan demikian, diharapkan nantinya daging sapi segar yang akan di distribusikan ke pasar, lebih terjaga keamanan, kesehatan dan kehalalannya.

“Prinsipnya di RPH itu ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal). Jadi harus sehat dan bersih,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang, Sayuti mengatakan, setelah diresmikannya maka RPH ini bisa langsung beroprasional. “Pemerintah Kota Palembang akan menjadikan RPH sebagai wadah para pengusaha pemotongan sapi di Palembang. Dengan kapasitas pemotongan 200 ekor perhari, kita juga punya fasilitas freezer dan mobil box sebagai angkutannya,” jelasnya.

Baca :   Harga Batu bata di Palembang Stabil

Dia mengatakan, setelah RPH ini selesai maka pihaknya menganjurkan semua pengusaha sapi melakukan pemotongan hewan di RPH Gandus karena sudah ada payung hukumnya berupa Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 tahun 2014 tentang pembinaan dan retribusi rumah potong hewan. 

Saat ini ada pengusaha sapi yang keluar dari RPH. Sehingga sapi yang dipotong berkurang. Seharusnya, kebutuhan daging segar di Palembang 45 ekor atau sekitar 300 Kg sampai 400 Kg perhari. “Tapi karena ada pengusaha yang keluar sehingga rata-rata sapi yang dipotong 18-20 ekor perhari dari empat pengusaha,” katanya.

Baca :   Sidang Banding Lima Komisioner KPU Palembang Kuatkan Putusan PN

Bagi pengusaha yang ingin memotong hewannya disini maka akan dikenakan biaya sebesar Rp50 ribu per sapi.

“Perhari kita bisa memotong 18-20 ekor sapi dan biayanya satu sapi Rp50 ribu. RPH kita memilki standar pemotongan internasional, dan tetap Halal,” tandasnya.

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Hashtags :
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

News Feed