oleh

Pengemudi Ojek Online di Palembang Nyaris Tewas di Begal

Kanal:Hukum & Kiminal, Palembang|102 dilihat

REPORTASE – Heri Krisman (33) seorang pengemudi ojek online (ojol) saat ini sadang berada di rumah sakit untuk menjalani perawatan setalah mengalami luka tusuk dibagian dada yang dilakukan oleh penumpangnya.

Sementara itu seorang pelaku yakni Muhammad Junaidi alias Jun (19) kini telah diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Ilir Timur 1 Palembang, Kamis (25/7).

Kapolsek Ilir Timur 1 Palembang Kompol Edi Rahmat mengatakan, kejadian yang berlangsung di Kawasan Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Ilir Timur 1 Palembang, Sumatera Selatan pada Senin (22/7) lalu bermula ketika seorang pelaku bernama Hengki (DPO) memesan orderan ojek online melalui aplikasi.

Dalam orderan tersebut, Hengki meminta untuk dijemput di Lorong Masawa, Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan Ilirit Timur 1 untuk diantarkan ke Jalan Yps Sudarso, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur Palembang.

Namun, Saat korban hendak memberikan helm, pelaku Hengki berusaha untuk mengambil handphone milik Heri. Aksi itu digagalkan korban setelah pelaku terjatuh usai dilempar helm.

“Selanjutnya pelaku kabur dan bertemu dengan tiga temannya yang lain,”kata Edi.

Selanjutnya, Korban Heri yang nyaris kehilangan handphonenya lalu memberitahukan peristiwa yang ia alami kepada rekannya bernama Akbar.

Bersama Akbar, Heri langsung kembali ke lokasi kejadian dan bertemu Hengki yang sedang berjalan Bersama Junaidi.

“Saat bertemu dengan pelaku atas nama Hengki langsung dicekik korban. Karena takut, kedua pelaku itu langsung kabur,”ujarnya.

Hengki dan Junaidi menemui dua pelaku lainnya yaitu Aldiyan dan Popaye untuk meminta bantuan. Mereka lalu membawa pisau serta tombak untuk mengejar korban.

Saat bertemu kembali, Heri berusaha melarikan diri. Sementara Heri dibawa rekannya ke rumah sakit.

“Ada tiga lagi yang jadi buro, kita masih kejar. Otak pelaku atas nama Hengki juga masih dikejar. Modus mereka ini memesan ojek online untuk mengambil handphone korban,”jalas Kapolsek.

Sementara dari pengakuan tersangka Junaidi menjelaskan, saat itu mereka sedang duduk dilokasi dan mendadak Hengki menyaranan untuk beraksi dengan merampas handphone ojek online.

“Hengki langsung memesan ojek online. Ketika di jemput didepan handphone korban dirampasnya. Lalu lari ke tempat kami untuk meminta pertolongan. Yang punya rencana itu Henki, kami Cuma ikutan aja,”kata Junaidi.

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Hashtags :
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

News Feed