oleh

KemenPAN-RB Puji Walikota Palembang Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik

Kanal:Palembang|260 dilihat

REPORTASE – Rencana pembuatan Mall Pelayanan Publik menjadi langkah yang tepat diambil pemerintah. Dimana, hal itu menjadi upaya untuk terus melakukan perbaikan dalam memperbaiki peringkat EODB (Ease of Doing Business) Indonesia.

Hari ini, Jumat 9 Februari 2018, dukungan tersebut diberikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Palembang.

Kepala DPM-PTSP Kota Palembang, Dr. Akhmad Mustain, SSTP MSi menyampaikan, hari ini pihaknya mewakili Pemkot Palembang menandatangani komitmen implementasi Mal Pelayanan Publik tahun 2018.

“Hari ini kami melakukan penandantanganan komitmen bersama yang dilaksanakan di gedung serbaguna KemenPAN-RB. Dimana ini langkah keseriusan kami,” jelasnya.

Mustain menerangkan, komitmen ini dibuat karena kesiapan yang sudah dimiliki Pemkot Palembang saat ini sudah memasuki tahapan DED (design engineering detail).

“Selain mulai membuat DED sudah mulai dibuat, kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Organsiasi Perangkar Daerah (OPD) terkait. Sesuai dengan rencana lama, Mall Pelayanan Publik Kota Palembang direncanakan akan berada di gedung Sriwijaya Promotioj Center (SPC),” ulasnya.

Untuk di Palembang, Mall Pelayanan Publik yang dibangun tidak hanya memberikan pelayanan perijinan dan non perijinan oleh DPM-PTSP saja. Akan tetapi akan ada pelayanan lainnya seperti, pelayanan kependudukan, pelayanan pajak dan retribusi daerah, pelayanan air dan listrik, pelayanan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan, jasa raharja, bea cukai, imigrasi, pelayanan perbankan bahkan pelayanan pertanahan dan kepolisian.

“Kita ingin memberikan pelayanan yang terintegrasi melalui Mall Pelayanan Publik. Sehingga akan lebih memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai jenis pelayanan,” tandasnya.

Sementara itu, melalui siaran persnya, Menteri PAN-RB, Asman Abnur menyampaikan keberadaan Mall Pelayanan Publik ini nantinya menjadi kemudahan masyarakat maupun investor dalam mengurus pelayanan perizinan. Sehingga, diharapkan investor akan lebih banyak lagi dan tertarik untuk menanamkan investasinya di Indonesia.

Dimana,11 Kabupaten/Kota di Indonesia yang hadir hari ini, dapat segera merealisasikan keberadaan Mall Pelayanan Publik ini, sehingga dapat memberikan Kemudahan, kecepatan dan keterjangkauan pelayanan, keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan dari pemerintah.

“Kita akan terus dorong pemerintah daerah dalam merealisaiskan Mall Pelayanan Publik untuk peningkatan pelayanan perijinan dan non perijinan,” sampainya.

Menambahkan dari apa yang disampaikan MenPAN-RB, Deputi Pelayanan Publik Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Prof.DR.Diah Natalisa, sebagai upaya untuk terus melakukan perbaikan dalam memperbaiki peringkat EODB.

“Kita membuka selebar-lebarnya gerbang imvestasi. Hal itu dibutuhkan sistem pelayanan dengan kemudahan. Mall Pelayanan Publik adalah salah satu upaya memberikan kemudahan pelayanan yang terintegrasi,” tuturnya.

Terkait dengan kesiapan Kota Palembang, Prof.DR.Diah Natalisa mengapresiasi Walikota Palembang yang memiliki komitmen kuat dan bersungguh-sungguh dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Dukungan dan komiten kepala daerah sangatlah penting, karena tidak semua daerah di Indonesia yg bersedia dan siap untuk membangun mall pelayanan publik ini.

“Semoga keberadaan Mall Pelayanan Publik ini, memberikan dampak yang besar terhadap kemajuan dan perkembangan Kota Palembang. Apalagi pada tahun ini ada moment besar Asian Games di Palembang, yang tentu akan memberikan dampak terhadap investasi Kota Palembang,” tandasnya. (red)

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Komentar

News Feed