oleh

Beri Pengemis, Disanksi Penjara

Kanal:Hukum & Kiminal, Palembang|171 dilihat

Ilustrasi Pengemis

 

REPORTASE – Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Palembang, Ikhsan Tosni, akan menangkap serta memenjarakan bagi siapa saja yang memberikan sedekah bagi para pengemis di jalanan, gelandangan termasuk anjal. Hal itu sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Palembang tentang pembinaan anjal, pengemis, gelandangan dan orang gila.

“Kita tidak melarang sedekah, hanya saja sedekah itu ada tempatnya, yang resmi dan terdaftar, bukan di jalanan,” ungkapnya.

Ikhsan menambahkan, dalam Perda yang dikeluarkan pada tahun 2013, diatur soal sanksi bagi pemberi sedekah yakni sebesar Rp 50 juta serta kurungan penjara hingga tiga bulan. Dimana penindakannya kembali ke Satpol PP Palembang.

Baca :   Terciduk Narkoba, Nunung Berterimakasih Pada Polisi

“Sejauh ini perda tersebut sudah dijalankan dan belum ada yang tertangkap tangan memberikan sedekah di jalan umum,” ujarnya, Senin (4/2/19).

Sejak diterbitkan, Perda ini dibentuk untuk memberantas anjal, pengemis, gelandangan dan orang gila, cukip efektif mengurangi golongan-golongan tersebut.

Seperti tahun 2017, total anjal, pengemis, gelandangan dan orang gila yang berhasil terjaring yakni sebesar 400 orang sedangkan ditahun 2018 yakni sebanyak 200 orang. Apalagi, ditahun lalu ada even internasional yakni Asian Games.

Baca :   Dua Remaja Tembak Orang Utan

“Kebanyakan pengemis ini berasal dari luar Palembang seperti kami pernah menjaring dari Sukabumi, Jawa Barat,” ujarnya.

Untuk menekan agar tidak kembali meningkat, pihaknya pun menerapkan perjanjian kepada golongan tersebut. Dalam perjanjian ini, jika masih didapati melakukan aktivitas mengemis di jalan maka akan disanksi yaitu penahanan di rumah penampungan Dinsos Palembang.

Baca :   Sidang Banding Lima Komisioner KPU Palembang Kuatkan Putusan PN

Meski telah melakukan perjanjian terkadang pihaknya pun masih menemukan pelanggaran. Sehingga, pihaknya pun terpaksa memasukkan anak jalanan dan pengemis ke rumah penampungan.

“Penampungan ini biasanya tidak terlalu banyak, mengingat kapasitas rumah penampungan ini hanya 50 orang,” terangnya.

Ia berharap kedepan masyarakat juga ikut membantu untuk memberantas anak jalanan, pengemis, gelandangan dan orang gila seperti tidak memberi uang kepada golongan tersebut.

Penulis : | Editor : A. Fajar | Sumber : Reportase.net
Hashtags :
Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

News Feed