Medan– Mahasiswi Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia tersebut mengungkapkan puisi judul berjudul “Di Antara yang Bisa dan Tak Bisa” karya Nikita Anindya Lubis
Di Antara yang Bisa dan Tak Bisa
Aku belajar cara memisahkan
Belajar memisahkan antara langit dan langkah
Dan belajar memisahkan
Antara badai dan caraku berdiri
Aku tak dapat memilih
Ke mana arah angin membawa debu
Tetapi aku dapat memilih aku akan menutup mataku
Atau hanya menatapnya dengan tenang
Ada banyak hal yang tumbuh di luar jemariku
Semua berlalu
Layaknya aliran sungai
Tak bisa ku hentikan
Aku mungkin tak bisa menguasai dunia
Tapi aku berkuasa atas langkah pertama
Aku tak bisa memegang hasil
Namun aku memegang arah
Dan disanalah aku menemukan seonggok kedamaian
Bukan karena segalanya berjalan sempurna
Melainkan karena aku percaya
Pada apa yang bisa aku usahakan
Lewat Puisi yang ia ciptakan, ia ingin menyampaikan pesan bahwa manusia selalu punya kuasa atas sikap, pilihan, dan langkah pertama walapu hasilnya tidak sesuai denga napa yang diinginkan tetapi tetap bisa berdamai dengan apa yang telah ditentukan.

















